Ketika Anak Susah Makan

"Sudah seminggu ini anak saya susah sekali makan nasi. Hanya beberapa suap saja langsung di lepeh lagi (dimuntahkan lagi). Tapi kalau ngemil buah ia mau, seperti jeruk, semangka, apel dan ngemil biskuit. Minum susu pun tidak banyak, paling sehari hanya sekali saja . Sejak tidak mau makan nasi, saya mengganti makanannya dengan roti. Apakah anak saya baik-baik saja? Apakah berpengaruh dengan asupan gizinya jika dia tidak mau makan nasi?"
Anak kadang mengalami kebosanan dalam mengonsumsi nasi. Ketika seorang anak sedang sakit dan berkurang nafsu makannya tentunya merupakan hal yang wajar. Tetapi seorang anak sehat yang tiba-tiba susah makan makanan tertentu paling sering disebabkan oleh kebosanan. Selama nafsu makannya masih baik, ia akan minta makan saat lapar. Konsep pemberian makan anak sama dengan orang dewasa, yaitu memenuhi gizi seimbang. Kebutuhannya akan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral harus terpenuhi dalam tiap pemberian makan. Konsep ini bisa dilihat dalam “food plate” seperti pada gambar. Nasi memenuhi porsi kebutuhan karbohidrat atau grain dalam konsep food plate, yang hanya menempati seperempat dari porsi satu kali makan. Apabila anak sedang tidak mau makan nasi, tentu masih banyak jenis makanan lain yang dapat memenuhi kebutuhan grain, seperti beras merah, gandum, jagung, sagu, roti, spageti, pasta, dan oatmeal. Buah-buahan dan sayuran apapun dapat diberikan pada tiap kali makan, dengan porsi yang sebanding dengan grain. Susu dibutuhkan tidak lebih dari 400 ml per hari untuk anak berusia di atas satu tahun dan bertujuan memenuhi kebutuhan kalsium, bukan sebagai pengganti makanan. Memvariasikan makanan tiap hari, selama memenuhi prinsip pemberian gizi seimbang, akan membuat anak tidak mudah bosan terhadap jenis makanan tertentu dan menolaknya.


Comments

Popular posts from this blog

Sariawan itu obatnya apa? Nistatin? Emangnya #sariawan itu penyakit akibat infeksi #jamur? Kan nistatin obat jamur. Bener nggak sih?

Selamat Merokok!

Demam lebih dari 3 hari harus diperiksakan ke laboratorium?